Sudah Terkirim 15 Unit, Nissan Kicks e-Power Sasar Pengguna Serena dan X-Trail


 


Merdeka.com - Nissan Indonesia telah mengirim mobil All New Nissan Kicks e-Power sekitar 15 unit ke customer per November kemarin. Mobil SUV solid berteknologi unik e-Power ini dikeluarkan di Jakarta pada September lalu dengan masa distribusi ke customer mulai Oktober.

hubungan musik hubungan musik dan majalah sangat berkaitan

Coki Panjaitan, Head of Eksternal and Goverment Affairs PT Nissan Motor Indonesia, menerangkan sejumlah besar customer Nissan Kicks e-Power tinggal di teritori Jakarta dan sekelilingnya. Ke-15 unit Nissan Kicks e-Power itu diminta dari diler Nissan MT Haryono.


"Selaku mobil listrik berteknologi baru, kami pasarkan All New Nissan Kicks e-Power ke customer setia Nissan. Sebab mobil ini bukanlah mobil pertama karakternya, tetapi mobil ke-2 dan sebagainya, karena itu berdasar profile itu, kami membidik customer yang telah mempunyai mobill Nissan Serena atau X-Trail," tutur Coki di selang dialog kendaraan listrik di Jakarta, Senin (7/12).


Ia menerangkan diler Nissan MT Haryono diatur oleh Indomobil Group, partner lokal Nissan di Indonesia. Kecuali Nissan MT Haryono, All New Nissan Kicks e-Power ditawarkan oleh diler Nissan Puri Jakarta dan Nissan TB Simatupang, yang sisi Indomobil Grup.


Mobil SUV solid Nissan Kicks e-Power dibandrol Rp 449 juta (on the road Jakarta). Jual tehnologi unik Nissan e-Power, mobil ini tawarkan mobil tehnologi hybrid dengan kesan mobil listrik murni. Sebab mesin 1.200 cc yang dibawa cuman berperan untuk isi daya batereinya dan tidak untuk gerakkan roda seperti mobil hybrid biasanya.


Harga jual Rp 449 juta itu terhitung Car Package Nissan Program yang meliputi gratis service dan spare parts periodik sepanjang 4 tahun atau 50 ribu km.


Disamping itu, Nissan Indonesia memberi garansi lain, yaitu kendaraan sepanjang tiga tahun/100 ribu km dan baterei dan piranti elektronik yang lain sepanjang 5 tahun.


Jadi customer cuman memakai mobilnya, kepentingan purnajual yang berkaitan kendaraan terkini ini diatur oleh Nissan.


Bagus Susanto, Direktur Marketing PT Nissan Motor Distributor Indonesia, awalnya menjelaskan tehnologi e-Power berlainan dengan tehnologi hybrid, sebab mesin bensin di Nissan Kicks e-Power cuman menyuplai daya ke baterei, bukan ke roda seperti hybrid. Hingga operasional Kicks e-Power 100 % seperti mobil listrik.


Ya, tehnologi e-Power masih menggendong mesin konservatif 1,2 ltr DOHC 12-valve tiga silinder, kecuali baterei. Persisnya, motor listrik EM57, generator, dan inverter. Mekanisme e-Power ini sanggup hasilkan tenaga maksimal 129 ps dan torsi maksimal 260 Nm yang dari baterei lithium-ion.


Kecuali tehnologi inovatif e-Power, Nissan Kicks tawarkan inovasa mengemudi melalui tehnologi one pedal operation.


Tehnologi One pedal operation ini cuman berperan jika kita memakai Nissan Kicks e-Power dengan model Eco dan S. Sedang model Normal tidak berperan.


Simpelnya, tehnologi one pedal operation bekerja waktu kita mengusung kaki dari pedal gas. Jadi tiap kita mengusung kaki dari pedal gas, mobil mengerem secara automatis secara llembauy. Ya, berlangsung deselerasi, tiada kita menginja pedal rem.


Tetapi, energi deselerasi ini tidak dibuang sia-sia, sebab diteruskan ke baterei hingga baterei kembali lagi cukup daya untuk gerakkan mobil kembali. Mesin bensin juga tidak bekerja hingga mobil ini mempunyai customer bensin yang paling irit. Merdeka.com pernah mengetesnya dan mendapatkan konsumsi bensin 1:27 km!


Postingan populer dari blog ini

Gang lifestyle almost eliminated me sprinting was actually my escape

Numerous institutes as well as divisions should certainly alter

DO MAGNETS AFFECT SLOT MACHINES